BELAJAR JADI SUAMI

Panduan Perjalanan 3 Pilar Transformasi Rumah Tangga: 
SPIRITUAL, EMOSIONAL, RELASIONAL

Kita bisa sekolah tinggi dan lama sekali untuk sebuah pekerjaan di industri yang waktu kerjanya sekitar 8 jam sehari dan bisa resign kapan saja, tapi sering TIDAK BELAJAR sama sekali untuk menjalankan profesi di rumah tangga yang waktu kerjanya 24 jam sehari dan tidak bisa resign sesuka hati.

Inilah Online Class untuk laki-laki Belajar Jadi Suami

Kurikulum Transformasi Rumah Tangga

Kurikulum disusun agar peserta mendapatkan 3 Transformasi dalam Rumah Tangga: (1) SPIRITUAL untuk menata pondasi diri dan rumah tangga dari dalam hati; (2) EMOSIONAL untuk membasuh luka, menata emosi dan menguatkan kedewasaan; (3) RELASIONAL untuk membangun kedekatan, harmoni dan kolaborasi suami-istri

Kelas Yang Cocok

Hampir 70% Alumni kelas ini adalah Singlelillah (belum/ akan menikah), 25% adalah Pasangan Muda (usia pernikahan 0 - 9 tahun), sisanya yakni 5% alumni adalah pasangan dengan usia pernikahan 10 tahun ke atas.

Mentor yang Kompeten

Peserta akan didampingi oleh Ulum A Saif (Founder Sekolah Rumah Tangga, Trainer Tazkiyatun Nafs Therapy, Penulis buku-buku Ketahanan Keluarga).

Kelas Fleksibel

Semua materi pembelajaran dapat diakses dari manapun dan kapanpun. Rentang waktu belajarnya pun proporsional, ada 11 Video Materi dan 5X Webinar Live dalam rentang waktu 30 hari

Program Terpercaya

Hanya dari dua kelas ini saja, jumlahnya sudah mencapai lebih dari 7.000 Alumni Sekolah Rumah Tangga

NEW VERSION!

Mulai Tahun 2026, bukan hanya video yang bisa ditonton kapanpun, namun juga akan ada 5X Webinar Live bersama Mentor untuk pendampingan perjalanan transformasi dalam rumah tangga

Berikut adalah Materi yang akan Anda Pelajari

Kurikulum ini disusun dengan sangat serius oleh tim Sekolah Rumah Tangga agar terjadi perubahan yang lebih baik dalam kehidupan rumah tangga, terutama dalam 3 aspek, yaitu Spiritual, Emosional dan Relasional

Adab Sebelum Ilmu

"Pembuka dari Transformasi Spiritual, Anda akan dipandu untuk menjernihkan niat pernikahan, menjaga akhlak dan adab dalam menerima ilmu, yang ternyata berdampak pada adab sebagai pasangan dalam rumah tangga"

Konsep Diri

"Tidak akan membenahi apapun, orang yang tidak membenahi dirinya terlebih dahulu. Konsep DIRI penting dipahami sebelum masuk ke Konsep Pasangan atau Keorangtuaan. Anda akan dipandu untuk menemukan siapa diri kita pada level spiritual-psikologis"

Menyelaraskan Cara Pandang Hidup Berpasangan

"Masih bagian dari Transformasi Spiritual, keselarasan cara pandang antara suami dan istri adalah bagian dari penghambaan di Hadapan Allah Ta'ala"

Merancang Misi Keluarga

"Anda akan dipandu untuk menemukan maksud dari kehidupan rumah tangga yang selaras maksud penciptaan. Inilah materi puncak dari Transformasi Spiritual"

Fitrah Seksualitas

"Pembuka dari Transformasi Emosional, Anda akan mengenali lebih dalam tentang identitas kelelakian untuk keseimbangan peran dan emosi dalam rumah tangga"

Menggapai Kemapanan Mental

"Anda akan dipandu untuk bisa dewasa secara emosional, mampu menguatkan self-control dengan teknik yang alamiah, juga membangun ketangguhan dalam menghadapi dinamika rumah tangga"

Manajemen Emosi

"Jelas, inilah inti dari Transformasi Emosional dalam rumah tangga. Anda akan dipandu untuk bisa mengelola ledakan emosi, mengelola silent treatment juga overthinking yang kerap membuat runyam kehidupan rumah tangga"

Ekspektasi dan Respon

"Puncak dari Transformasi Emosional adalah mampu menunjukkan respon atas ekspekstasi pribadi terhadap pasangan. Anda akan dipandu untuk membongkar akar sakit hati, kecewa juga awal mula konflik akibat ekspektasi yang tidak realistis"

Komunikasi Efektif dengan Pasangan

"Kini kita masuk pada Transformasi Terakhir, yaitu Relasional. Dimulai dengan skill inti dalam pernikahan, yaitu mendengar, bicara, menegur dan mengungkapkan kebutuhan secara efektif. Skill ini penting untuk bisa kolaborasi project kebaikan bersama pasangan"

Manajemen FINANSIAL

"Anda akan dipandu dan praktik langsung bagaimana mengelola keuangan rumah tangga sebagai tim, buka dua individu yang disatukan keuangannya"

Menyesuaikan Diri dengan Mertua

"Materi terakhir adalah cara untuk kita bisa membangun relasi yang sehat dengan keluarga besar tanpa drama. Sebab pernikahan bukan hanya menyatukan dua orang, tapi juga dua keluarga"

Output kelas

Output yang diharapkan setelah siswa mengikuti Kelas Belajar Jadi Suami (BJS) sesuai dengan 3 Pilar Transformasi Rumah Tangga.

Output Transformasi Spiritual: Siswa dapat pulang dalam diri, lebih terarah, dan punya makna baru yang memberdayakan tentang pernikahan.

Output Transformasi Emosional: Siswa dapat lebih stabil dalam emosi, tidak mudah tersinggung, tidak reaktif, dan bisa untuk mulai dewasa dalam merespon pasangan.

Output Transformasi Relasional: Siswa dapat menjalin hubungan yang lebih dekat, lebih enak diajak bicara, lebih kompak, dan konflik berkurang signifikan, baik kepada pasangan ataupun dengan keluarga besar.

Singkatnya, Output Kelas ini adalah:

"PULANG KE DIRI, MENGUATKAN DAN MENDEWASAKAN BATIN, JUGA MEMBANGUN RUMAH TANGGA YANG RUKUN DAN DEWASA"

Benefit yang akan anda dapatkan

30 Hari Belajar

30 Hari Belajar Transformasi 3 Pilar Rumah Tangga: Spiritual, Emosional, Relasional

11 Materi Eksklusif

Total ada 11 video materi yang telah disusun berdasarkan kurikulum terstruktur untuk membentuk satu pemahaman utuh tentang rumah tangga. Siswa boleh bertanya kepada mentor usai materi diterima dan disimak.

5x Live QNA

Selain belajar melalui video, peserta juga akan mendapatkan 5x sesi live webinar bersama mentor untuk bisa bertanya mengenai materi pembelajaran langsung dengan Mentor.

Efektif kah?

Ya, jika siswa memiliki Strategi Belajar.
Dan sebelum kelas dimulai, admin memang akan meminta siswa untuk menyusun strategi belajarnya. Pengalaman yang sudah-sudah, siswa meluangkan waktu khusus max. 30 menit saja sudah cukup untuk bisa menyimak materi.
Selain itu, materi yang siswa terima bukan hanya teks atau audio, melainkan video, dimana support audio-visual ini sangat mendukung proses belajar siswa untuk lebih mudah memahami layaknya pembelajaran secara offline. Perbedaannya, jika di kegiatan offline, siswa harus hadir ke lokasi, waktu yang ditentukan sudah pakem, di sesi pertanyaan pun belum tentu kebagian bertanya, nah di proses belajar online ini siswa bisa mengakses materi DARIMANA PUN, KAPAN PUN, dan pasti kebagian bertanya.

Sesi Webinar Live pun dilakukan di malam hari (Waktu Indonesia Bagian Barat), jadi tidak beririsan dengan jadwal kerja di siang hari. Pun jika bentrok, maka tersedia rekaman dari sesi Live Webinarnya.

Siapa yang harus ikut kelas ini?

Siapapun, perempuan dan laki-laki, baik yang masih SINGLE maupun yang SUDAH MENIKAH.

Hanya, perlu diketahui bahwa titik fokus pembelajaran akan lebih ditekankan pada yang akan menikah dan pasangan baru atau pasangan muda.

Kelas ini sangat disarankan untuk diikuti berdua oleh kamu dan pasanganmu (atau calon pasanganmu).

Kenapa sebaiknya diikuti oleh keduanya?

Karena Kelas Belajar Jadi Suami (BJS) akan diawali dengan membangun pondasi mindset yang benar tentang rumah tangga, baru kemudian ke hal-hal teknis. Jadi, diikuti oleh keduanya sangat perlu agar kelak bisa memiliki cara pandang hidup yang selaras tentang keluarga.

Bukankah indah berada dalam satu kendaraan dengan ia yang punya satu tujuan yang sama dengan kita? 😊

Apa yang Mereka Katakan Setelah Mengikuti Kelas BJS ini?

Dipercaya oleh

43

Angkatan

7150+

Alumni kelas

52+

Kota Asal di Indonesia dan Mancanegara

Saya Ingin Belajar
Bagaimana Cara Daftarnya??

Rp 575.000,-

Rp 369.000,-

Sekolah Rumah Tangga
Scroll to Top